Telkom Perkuat Transformasi Digital Telco Yang Berbasis AI
Telkom Perkuat Transformasi Digital AI – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) tengah memperkuat transformasi digital industri telekomunikasi (telco) di Indonesia melalui adopsi dan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Dengan menggabungkan infrastruktur digital kuat dan solusi AI canggih, Telkom menyasar berbagai sektor — mulai dari pemerintahan, UMKM, hingga layanan konsumen — demi mewujudkan Indonesia yang lebih digital, inklusif, dan berdaya saing global.
1. Menghadirkan BigBox AI untuk Automasi dan Efisiensi Pemerintah & Industri
Salah satu terobosan utama Telkom adalah platform BigBox AI, yang dikembangkan di bawah Leap Telkom Digital. Teknologi ini ditujukan untuk membantu instansi pemerintah dan pelaku industri dalam mengotomatisasi pekerjaan rutinitas, sehingga fokus bisa dialihkan ke pengambilan keputusan strategis.
BigBox AI menawarkan berbagai kapabilitas seperti:
- AI Analytics – Pengolahan data untuk menghasilkan insight bisnis.
- Smart Automation – Mengurangi pekerjaan manual dan meningkatkan produktivitas.
- AI Chatbot – Layanan pelanggan lebih cepat dan cerdas.
- Fraud Detection – Deteksi aktivitas mencurigakan dalam transaksi.
Selain itu, platform telah mengintegrasikan teknologi LLM dan NLP untuk mempercepat analisis teks di lembaga pemerintahan dan institusi lainnya.
2. Ekosistem AI inklusif melalui IndigoHub & IndigoSpace
Telkom membangun AI Hub Center di sembilan kota melalui inisiatif IndigoHub dan IndigoSpace, untuk memperkuat ekosistem AI secara regional dan lintas sektor. Program-program terkait meliputi:
- AI Goes to School (Denpasar, sejak 1 Maret 2025): edukasi AI bagi pelajar dan mahasiswa.
- Tech Talk di Yogyakarta (13 Februari 2025) membahas teknologi Agentic RAG, AI cerdas ala detektif.
- Malang AI Connect (14 Februari 2025): forum diskusi tentang peluang dan tantangan AI.
- Workshop penggunaan AI untuk Startup & Bisnis Digital di Aceh (19 Februari 2025).
3. Platform Sovereign AI – Kolaborasi Telkom & IBM
Telkom menggandeng IBM Indonesia untuk menghadirkan Sovereign AI, platform AI yang data dan pengolahannya berada sepenuhnya di Indonesia. Solusi ini dibangun atas platform enterprise-grade IBM watsonx dan watsonx.ai.
Keunggulan platform ini:
- Memprioritaskan transparansi, mitigasi bias, dan privasi data sesuai regulasi residensi data lokal.
- Mengakselerasi produktivitas, inovasi, dan daya saing bisnis lokal di sektor telekomunikasi, kesehatan, pendidikan, hingga keuangan.
4. Operasional Telkom Semakin Efisien Lewat AI
Telkom telah menerapkan AI secara ekstensif di operasionalnya, termasuk:
- Chatbot AI 24/7 seperti Veronika dan TED, yang menekan keluhan pelanggan hingga 23–32%.
- Teknologi Hyper-AI & Autonomous Network: mengotomatiskan hingga 95% tugas manual, mempercepat penyelesaian masalah hingga 9 kali lipat, serta memangkas waktu penanganan dari 39 menjadi hanya 10 menit.
- Hasilnya: pengurangan hingga 28 juta tugas per tahun, efisiensi operasional meningkat signifikan.
Baca Juga : 5 Sektor Utama Transformasi Digital Di Indonesia Yang Cepat
5. Sinergi Infrastruktur Digital & Transformasi Telco
Telkom memadukan kekuatan infrastruktur digitalnya — FTTH, 5G, data center, satelit, dan kabel bawah laut — dengan strategi transformasi, termasuk program Five Bold Moves seperti FMC, InfraCo, DigiCo, hingga DataCenterCo. Strategi ini mendukung transformasi digital di segmen B2C dan B2B secara menyeluruh.
Kesimpulan
Telkom Indonesia memperkuat transformasi digital telco berbasis AI dengan pendekatan menyeluruh:
- Platform BigBox AI untuk efisiensi sektor publik & bisnis.
- IndigoHub & IndigoSpace sebagai pusat edukasi dan kolaborasi AI lokal.
- Platform Sovereign AI bersama IBM untuk AI yang aman, lokal, dan bertanggung jawab.
- Operasional efisien lewat AI dalam layanan pelanggan dan manajemen jaringan.
- Menyatukan infrastruktur digital dan strategi AI dalam ekosistem terintegrasi.
Langkah-langkah ini menegaskan bahwa Telkom bukan hanya penyedia layanan telco, tapi motor penggerak transformasi digital Indonesia menuju era AI dan Indonesia Emas 2045.