Mahasiswa Teknik Aalborg University Berhasil Membuat Drone Bisa Terbang & Berenang

Mahasiswa Teknik Aalborg University Berhasil Membuat Drone Bisa Terbang & Berenang

Inovasi teknologi terus berkembang pesat, terutama dalam bidang robotika dan kedirgantaraan. Salah satu terobosan terbaru datang dari sekelompok mahasiswa teknik di Aalborg University, Denmark, yang berhasil menciptakan Drone hibrida dengan kemampuan unik: tidak hanya bisa terbang di udara, tetapi juga berenang di dalam air.

Penemuan ini menjadi sorotan dunia karena membuka peluang baru dalam pemanfaatan drone di berbagai sektor, mulai dari penelitian laut, eksplorasi lingkungan, hingga operasi penyelamatan.


Drone Hibrida: Perpaduan Teknologi Udara dan Air

Biasanya, drone hanya dirancang untuk terbang di udara dengan baling-baling dan sistem aerodinamika. Namun, mahasiswa Aalborg University mencoba menembus batas dengan membuat drone amfibi yang mampu beradaptasi di dua lingkungan sekaligus.

Mereka merancang sistem propulsi dan bodi drone agar dapat:

  • Melayang dan bermanuver di udara dengan stabil.
  • Menyelam di dalam air dengan daya dorong khusus.
  • Berpindah dari udara ke air (dan sebaliknya) tanpa kerusakan.

Drone ini dilengkapi dengan sensor canggih untuk mendeteksi perubahan lingkungan, sehingga mampu menyesuaikan mode operasi secara otomatis.


Proses Riset dan Pengembangan

Proyek ini dikerjakan oleh tim mahasiswa jurusan Engineering & Robotics di Aalborg University. Penelitian mereka berlangsung dalam beberapa tahap:

  1. Desain Awal
    • Membuat prototipe dengan material ringan namun tahan air.
    • Menggunakan baling-baling ganda yang bisa berfungsi di udara dan air.
  2. Uji Stabilitas di Air
    • Drone diuji dalam kolam untuk memastikan dapat menyelam tanpa kehilangan kontrol.
    • Bodi dilapisi material anti-korosi untuk bertahan di lingkungan laut.
  3. Integrasi Sistem Ganda
    • Memasang software kontrol yang bisa beralih otomatis dari mode udara ke mode air.
    • Menambahkan sensor tekanan untuk mendeteksi kedalaman saat menyelam.
  4. Uji Coba Lapangan
    • Drone diuji di area perairan terbuka dan terbukti mampu melakukan penerbangan vertikal, menyelam hingga beberapa meter, lalu kembali terbang.

Kegunaan Drone Terbang & Berenang

Keberhasilan menciptakan drone hibrida ini membuka peluang besar dalam berbagai bidang:

  1. Eksplorasi Laut & Sungai
    • Meneliti ekosistem bawah air tanpa harus menggunakan kapal selam besar.
    • Mengambil sampel air atau data kualitas lingkungan.
  2. Operasi Penyelamatan
    • Mencari korban tenggelam dengan cepat.
    • Mengirim bantuan darurat ke lokasi sulit dijangkau.
  3. Pertahanan & Militer
    • Melakukan pengawasan di area perairan tanpa terdeteksi.
    • Menjadi alat intelijen untuk misi khusus.
  4. Riset Ilmiah
    • Mendukung penelitian perubahan iklim dengan memantau suhu air, arus, dan polusi.
    • Mengamati habitat laut yang sulit dijangkau manusia.

Tantangan dalam Pembuatan Drone Amfibi

Meski terlihat canggih, pembuatan drone ini penuh tantangan teknis. Beberapa di antaranya:

  • Baterai Boros → Sistem ganda (udara & air) membutuhkan daya lebih besar.
  • Tekanan Air → Semakin dalam menyelam, semakin kuat tekanan yang bisa merusak sensor.
  • Desain Bodi → Harus ringan untuk terbang, tapi cukup kuat untuk menahan air.
  • Transisi Mode → Perpindahan dari udara ke air memerlukan algoritma kontrol yang presisi.

Namun, mahasiswa Aalborg University berhasil menemukan solusi dengan mengoptimalkan material komposit ringan, desain baling-baling adaptif, serta sistem kontrol pintar berbasis AI.


Baca Juga : Teknologi Semakin Gila, Kaca Mata Pintar Yang Terlaris Di Dunia

Pengakuan Dunia Internasional

Proyek drone ini mendapat banyak perhatian dari media teknologi global dan juga komunitas akademik internasional. Beberapa perusahaan besar di bidang robotika dan pertahanan bahkan sudah menunjukkan minat untuk bekerja sama dengan tim mahasiswa tersebut.

Drone ini dipandang sebagai salah satu inovasi paling menjanjikan dalam dunia robotika karena sifatnya yang multifungsi.


Kesimpulan

Keberhasilan mahasiswa teknik Aalborg University dalam menciptakan drone yang bisa terbang sekaligus berenang menjadi bukti bahwa kreativitas dan inovasi dapat membawa teknologi ke level baru.

Jika dikembangkan lebih lanjut, teknologi ini bisa digunakan untuk:

  • Penyelamatan manusia,
  • Eksplorasi bawah laut,
  • Penelitian lingkungan,
  • Hingga kepentingan militer.

Drone amfibi ini bukan sekadar inovasi, melainkan gambaran masa depan di mana mesin dapat bekerja fleksibel di berbagai kondisi alam. Dunia kini menantikan langkah selanjutnya: apakah drone ini akan diproduksi secara massal atau menjadi pionir bagi lahirnya generasi baru robot amfibi.

Please follow and like us:
Pin Share

You May Have Missed

RSS
Follow by Email